5 Tips Untuk Menangani Bayi Yang Mengalami Demam Tinggi

Menyongsong bayi baru lahir di rumah Anda dapat menjadi hal yang sangat menyenangkan, namun sering kali menegangkan untuk orang tua yang baru saja mempunyai Bayi di rumahnya.

Untuk sementara waktu mungkin bisa dipahami, mengingat bahwasanya bayi yang baru lahir tak datang dengan instruksi manual atau petunjuk, serta bayi tak seperti orang dewasa, sedikit saja bayi Anda sakit akan memerlukan perawatan spesial dari Anda apalagi bayi demam tinggi, sungguh membutuhkan kasih sayang dari orang tua.

Menangani Bayi Yang Mengalami Demam Tinggi

Bayi demam tinggi bisa jadi satu diantara tanda-tanda yang paling menakutkan untuk orang tua, terlebih saat bayi demam tinggi bayi masih berumur belum satu minggu. Terkadang orang tua yang belum biasa akan panik.

Pada artikel ini, Anda bakal belajar apa yang mengakibatkan demam tinggi pada bayi serta apa yang perlu dikerjakan saat bayi Anda sedang demam.

Apa saja pemicu bayi demam tinggi?

Demam pada bayi itu bukan hanya penyakit tetapi itu merupakan tanda-tanda dari satu penyakit bayi lain bisa muncul. Umumnya bila bayi Anda alami demam, itu bererti bayi Anda smengalami infeksi virus flu atau yang lain. Bayi demam tinggi yaitu sinyal infeksi bakteri seperti infeksi saluran kemih atau infeksi yang lebih serius seperti meningitis.

Pemicu lain bayi demam tinggi mencakup :

Reaksi bayi pada vaksinasi
bayi demam tinggi karena menggunakan pakaian yang terlalu rapat/hangat
atau menghabiskan waktu yang banyak di luar rumah saat suhu sedang terik

Tanda-tanda umum bayi demam tinggi

Satu diantara sinyal umum dari demam pada bayi yaitu dahi yang hangat, walau tak mengalami dahi yang hangat tak berarti bahwasanya bayi Anda tak mengalami demam tinggi. Anda harus waspada.

Beberapa gejala lain yang terkait dengan bayi demam tinggi di antaranya:

  • bayi tidur tidak nyenyak
  • nafsu makan berkurang
  • kurangnya ketertarikan bermain
  • bayi sangat lesu
  • bayi kejang kejang

Bagaimana saya cek suhu badan pada bayi saya?

Anda bisa mengambil suhu bayi anda dengan cara-cara yang tidak sama, seperti lewat rektum(dubur), mulut, telinga, bawah lengan atau ketiak. The American Academy of Pediatrics (AAP) mereferensikan cuma memakai termometer digital pada bayi dan anak-anak. Termometer merkuri tak bisa dipakai lantaran menyebabkan resiko paparan merkuri serta keracunan.

Termometer rektal memberikan pembacaan suhu yang paling akurat, serta bisa gampang untuk mengambil suhu pada bayi yg demam. Umumnya, bayi tidak dapat menahan termometer di mulut/oral ditempat, serta pembacaan telinga atau termometer ketiak yg tidak akurat.

Untuk mengambil suhu rektal, pertama yakinkan termometer Anda bersih. Bersihkan dengan sabun serta air atau bersihkan dengan alkohol. Baringkan bayi di perut anda dengan kaki sedikit ditekuk. Berikan sedikit petroleum jelly di seputar bola termometer serta dengan perlahan masukkan termometer 1 inci ke dalam lubang dubur bayi Anda. Tahan termometer digital dubur sekitar kurang lebih dua menit hingga Anda mendengar ” bip. ” Lalu dengan lembut dan hati-hati ambillah termometer.

Pada suhu berapa bayi saya mengalami demam tinggi?

Suhu normal A bayi bisa berkisar dari seputar 97 derajat Fahrenheit sampai 100, 3 derajat Fahrenheit. Umumnya dokter menyampaikan suhu rektal kurang lebih 100, 4 derajat Fahrenheit sudah di anggap demam.

Kapan Anda harus menghubungi Dokter Anda

Hubungi dokter Anda jika bayi Anda:

Apakah bayi anda umurnya dibawah 3 bln. Jika bayi Anda dibawah umurnya kurang dari 1 bln mengalami demam tinggi, itu adalah kondisi darurat. Carilah perawatan medis secepatnya.

Apakah bayi anda sangat lesu serta tak merespon seperti biasanya
Apakah mempunyai masalah pernapasan atau susah makan
Mempunyai ruam
Seperti dehidrasi, seperti popok basah sedikit, mulut kering, tak ada air mata waktu menangis
Bayi anda Kejang-kejang

Kondisi seperti bayi demam tinggi dengan tanda di atas kadang menyulitkan dokter untuk tahu lebih cepat apakah bayi yang baru lahir menderita virus(seperti pilek) atau infeksi yang lebih serius (seperti pneumonia atau meningitis). Itu penyebab dokter terkadang bakal menyarankan bayi Anda untuk tes spesial (seperti darah atau tes urine atau spinal tap) untuk memastikan pemicu pasti demam bayi, serta untuk mencari infeksi yang lebih serius pada bayi demam tinggi.

Apa yang mesti saya Kerjakan saat bayi demam tinggi?

Bila bayi Anda berumur dibawah 1 bln dan bayi demam tinggi, segera hubungi dokter anak Anda secepatnya. Untuk bayi yang lebih dari 1 bulan, coba panduan mengatasi sederhana bayi demam tinggi berikut ini:

Mandikan bayi Anda dengan air hangat.
Berikanlah bayi Anda cukup cairan untuk hindari dehidrasi. Cairan bisa dari air susu ibu, susu formula, larutan elektrolit atau air bergantung pada umur bayi. Bayi yang mengalami dehidrasi barangkali mempunyai lebih sedikit popok basah, tak ada air mata saat menangis atau mulut kering.

Bila dokter Anda menyampaikan itu tidak begitu bermasalah, Anda bisa berikan anak-anak bayi demam dengan Tylenol atau ibuprofen.

Janganlah berikan bayi aspirin untuk bayi demam tinggi lantaran ada beberapa resiko yang tidak sering terjadi tetapi punya potensi beresiko yang dimaksud sindrom Reye. Juga, janganlah berikan bayi dibawah umur 6 bln dengan Advil, Motrin atau obat-obatan lain yang memiliki kandungan ibuprofen.

Yakinkan untuk meminta dokter Anda perihal dosis serta membaca panduan obat sebelum memberikannya bayi Anda obat penurun demam.

Jika Anda tidak berhasil mengatasi bayi demam tinggi atau malah memburuk, secepatnya Anda harus menghubungi Dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan yang lebih cepat.

Updated: July 9, 2018 — 1:01 pm
Beragam Berita Terbaru © 2018 Frontier Theme